Studi Terbesar dan Terlengkap Terhadap Profesi Internal Audit

Maret 6, 2009

Studi Terbesar dan Terlengkap Terhadap Profesi Internal Audit

iia_cbok

IIA CBOK 2006 merupakan studi yang terbesar dan terlengkap terhadap profesi internal audit.

Kepanjangannya Common Body of Knowledge, CBOK ini dibuat oleh IIA research foundation (IIARF) sebagai database komprehensif mengenai profesi internal audit secara global.

Tujuan dibuatnya IIA CBOK ini adalah:

  1. Mengedukasi internal auditor mengenai peran dan tanggung jawab profesinya
  2. Menjadi standar untuk mengukur kinerja internal audit
  3. Mengembangkan profesi internal auditing

Beberapa fakta tentang IIA CBOK:

  1. Dilakukan dengan metode survei oleh 15 peneliti dari Amerika Utara, Eropa, Afrika dan Australia
  2. Responden survei sebanyak 9,366 internal auditor dari 91 negara dan 89 perwakilan IIA (IIA Chapters) di seluruh dunia
  3. Responden survei terdiri dari para CAE (Chief Audit Executives), praktisi internal audit dengan beragam level pengalaman, dan para IIA Chapters leaders
  4. Diterjemahkan secara resmi ke dalam 17 bahasa, termasuk Indonesia!

Menurut IIA, terbitnya CBOK ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profesi internal audit. Misalnya, menjadi dasar untuk melakukan revisi atas The International Standards for the Professional Practice of Internal Auditing, sebagai bahan ujian CIA, menjadi materi edukasi untuk internal auditor, dasar proses Internal Audit Quality Assessment, bahan materi publikasi IIA dan IIARF, penyusunan rencana strategis IIA, dll.

Apa aja yang ada dalam IIA CBOK?

  1. Gambaran global mengenai profesi internal audit
  2. Kepatuhan internal auditor terhadap The International Standards for the Professional Practice of Internal Auditing
  3. Status internal audit saat ini dalam organisasi
  4. Jenis audit yang dilakukan
  5. Tools dan teknik yang digunakan internal auditor
  6. Internal audit staffing dan pengembangan profesional
  7. Keahlian dan kecakapan internal auditor
  8. Peran internal auditor yang semakin berkembang di masa mendatang

Beberapa hasil survey IIA CBOK:

  1. Sebanyak 82 persen internal auditor mengikuti standar internal audit
  2. 80 persen internal auditor akan lebih banyak bekerja di area manajemen resiko
  3. 63 persen internal auditor akan lebih banyak bekerja di area governance

Selengkapnya bisa diliat di website IIA di sini. Poin2 hasil surveynya di situ. Kalo mau download IIA CBOK-nya di sono.

APATKAH INTERNAL AUDIT MENANGKAP FRAUD ?

Maret 6, 2009

APATKAH INTERNAL AUDIT MENANGKAP FRAUD ?

Mungkin pertanyaan ini akan menjadi sangat mustahil, bila fraud memang diciptakan oleh manajemen perusahaan. Sementara, salah  satu tujuan internal audit adalah justru untuk menemukan penyimpangan, baik akibat dari misstatement yang disengaja (fraud) maupun yang tidak. Padahal menurut laporan “2002 Report to Nation on Occupatinal Fraud and Abuses” menyatakan bahwa aktivitas internal audit dapat menekan 35 % terjadinya fraud.

Jawaban pertanyaan diatas akan lebih sulit lagi ditemukan, bila pihak top manajemen justru berperan aktif dengan cara mendesain tugas-tugas internal audit diperusahaannya menjadi tugas yang ” sekedar” untuk menilai performance suatu bagian, bukan bekerja untuk memenuhi fungsi internal control. Dengan demikian, pihak manajemen berupaya  membuat fraud menjadi tidak tersentuh oleh internal audit, bahkan menjadi mustahil untuk ditemukan.

Biasanya, selain mendesain agar aktivitas internal audit menjadi lumpuh, fraud yang masif dilakukan melalui trik pembuatan laporan keuangan ganda. Laporan keuangan yang telah dimanipulasi, disiapkan secara khusus untuk dikonsumsi oleh auditor, sedangkan laporan yang aktual – laporan yang benar-benar menggambarkan kondisi aktual keuangan perusahaan – hanya didistribusikan untuk kalangan eksklusif dilingkungan top manajemen.
Baca entri selengkapnya »

Risk Based Internal Auditing

Maret 6, 2009

Risk Based Internal Auditing

Fungsi Internal Audit adalah salah satu fungsi penting di suatu perusahaan. Internal Auditor kadang-kadang dipandangseb elah mata oleh kolega dari unit lain karena dinggap tidak professional, hanya mencari-cari kesalahan saja. Padahal
Internal Audit mempunyai peran strategis dalam membawa kepentingan perusahaan, bahkan mungkin pemegang
saham untuk memastikan setiap unit di dalam perusahaan berjalan dengan baik. Workshop 3 hari ini memberikan
overview mengenai kemampuan teknik dasar yang perlu dimiliki seorang Internal Auditor yang professional. Peserta
akan mempelajari konsep internal audit dan mendapatkan teknik-teknik yang diperlukan untuk dapat menjalankan audit
secara efektif. Partisipan akan mendapatkan pemahaman dasar mengenai proses dokumentasi dan evaluasi teknikteknik
internal control/fieldwork. Dengan menggunakan kasus-kasus yang didesain secara khusus untuk keperluan
tersebut. Disamping itu, partisipan juga akan mengevaluasi elemen-elemen kritis dari internal audit seperti meng-assess
resiko, membuat flowchart, merencanakan program audit, melaksanakan audit dan menerapkan hasil untuk
menyelesaikan masalah-masalh bisnis. Partisipan juga akan melatih keterampilan-keterampilan komunikasi yang
diperlukan dalam proses internal audit seperti berinteraksi dengan auditee, membuat laporan dan memberikan
rekomendasi. Outline
– STANDAR PROFESI AUDIT INTERNAL
Kode Etik
– Tujuan
– Penetapan
– Strandar Perilaku Audit Internal
– Standar Profesi
– Standar Atribut
– Tujuan, Kewenangan, dan Tanggungjawab
– Independensi dan Objektivitas
– Keahlian dan Kecermatan Profesional
– Program Jaminan dan Peningkatan Kualitas Fungsi Audit Internal
– Standar Kinerja
– Pengelolaan Fungsi Audit Internal
– Lingkup Penugasan
– Perencanaan Penugasan
– Pelaksanaan Penugasan
– Komunikasi Hasil Penugasan
– Pemantauan Tindaklanjut
– Resolusi Penerimaan Risiko oleh Manajemen
– INTERNAL AUDIT CHARTER
– Pendahuluan
– Dasar
– Maksud dan Tujuan
– Visi
– Misi dan Tujuan
– Kewenangan
– Tanggung Jawab (Akuntabilitas)
– Ruang Lingkup Audit
– Standar Pelaksanaan Pekerjaan
– Pengesahan
– INTRODUCTION TO INTERNAL AUDITING
Sejarah, Perbankan, dan Gambaran Umum Audit Internal
– Evolusi dan sejarah audit internal, pencapaian identitas auditor internal.
– Perbedaan antara audit internal dan eksternal.
– Definisi audit internal. Audit internal sebagai sebuah profesi.
– Perbedaan profesi auditor internal dan profesi di bidang perdagangan dan di bidang teknis
– Kemajuan di bidang audit internal.
– Pernyataan Tanggung jawab IIA.
– Kode Etik IIA. Standar Praktik Profesional Audit Internal IIA, kerangka kompetensi.
– Program sertifikasi auditor internal, pengakuan profesional, sertifikasi khusus.
– Format-format dan pendekatan audit internal.
– Penilaian sendiri atas Kontrol, kekhususan audit.
– Penggunaan tenaga auditor dari luar perusahaan, audit Internal sebagai sebuah fungsi utama.
– Pemberian jasa kepada manajemen, Makna independensi dalam audit internal.
Value Consult: Human Resources – Finance – Marketing – HSE – Managerial – In house – Public – Training
http://www.valueconsulttraining.com Powered by Joomla! Generated: 6 March, 2009, 01:36
– Menggalakkan pelaporan kesalahan dan kecurangan dari karyawan dalam perusahaan.
– Lampiran: Auditor Internal sebagai Seorang Konsultan.
– TEKNIK-TEKNIK AUDIT INTERNAL (CONTROL)
– Kontrol sebagai kunci utama bagi auditor internal, kontrol, sebagai kata benda dan kata kerja, dua tingkatan dalam
setiap sistem.
– Jembatan penghubung antara auditor dan klien, akses dan pelaporan mengenai
– Definisi kontrol: definisi awal, definisi menurut akuntan publik dan definisi menurut
– Perluasan konsep kontrol internal pada SAS 78, tujuan kontrol: untuk mencapai tujuan organisasi, model-model kontrol
internal.
– Konsep COSO, model COCO, audit kontrol menurut COSO dan kontrol operasional.
– Kontrol yang didefinisikan oleh studi SAC.
– Kontrol untuk mencegah, mendeteksi, dan memperbaiki, menghilangkan probabilitas, bukan kemungkinan kontrol.
– Manfaat-manfaat kontrol, sistem-sistem kontrol, tujuan, standar, perbandingan, tindakan perbaikan.
– Lingkaran tertutup atau sistem umpan balik, elemen-elemen sebuah sistem, pentingnya kontrol, standar kontrol
internal.
– Tanggung jawab manajemen atas kontrol, sarana mencapai kontrol.
– Karakteristik-karakteristik kontrol, masalah-masalah kontrol.
– Elemen manusia, bagaimana mencapai Kontrol: pengorganisasian, kebijakan, prosedur, personalia, akuntansi,
penganggaran dan pelaporan.
– Dampak regulasi terhadap kontrol, peranan auditor internal, kontrol akuntansi internal pendekatan siklus.
– Dampak pengaturan organisasi terhadap kontrol internal, pengurangan kontrol organisasi virtual.
– Empat fungsi dan kontrol manajemen, mengapa sistem kontrol harus dirinci, kontrol yang berlebihan.
– PENILAIAN RISIKO (RISK ASSESSMENT)
– Filosofi COSO, siapa yang memanfaatkan penilaian risiko?
– Merencanakan penilaian risiko dan eksposur, memperluas audit berbasis risiko.
– Organisasi tanpa proses manajemen risiko.
– Risiko audit dan komponen-komponennya pada audit laporan keuangan.
– Persediaan risiko, petanyaan-pertanyaan dasar mengenai risiko.
– Auditor internal dan risiko EC, risiko EDI, risiko manajemen.
– Membuat rencana penilaian risiko, manajemen risiko.
– Tujuan-tujuan proses manajemen risiko, metode analitis.
– Menggunakan bagan alir, kuisioner pengendalian internal dan analisis matriks.
– Pengendalian dan kontrol preventif, detektif dan korektif
– Metodologi ilustratif COSO, metode lain pemberian nilai.
– Pertimbangan-pertimbangan pengungkapan risiko.
– Kebutuhan akan beberapa sarana dan kesimpulan.
– SURVEI PENDAHULUAN (PRELIMINARY AUDIT SURVEY)
– Perencanaan audit internal di kantor besar.
– Menyiapkan daftar pengingat, catatan kesan, dan kuisioner.
– Menentukan jadwal pertemuan awal dengan klien dan melakukan tanya jawab.
– Menentukan tujuan, sasaran, standar, pengendalian risiko.
– Penilaian risiko dan kualitas manajemen.
– Indikator-indikator manajemen yang efektif.
– Ciri-ciri manajemen yang tidak efektif.
– Kendala-kendala manajemen yang efektif, mengobservasi kualitas karyawan.
– Melakukan pengamatan fisik dan menyiapkan bagan alir.
– Melaporkan hasil survei, menganggarkan survei pendahuluan.
– PROGRAM AUDIT (AUDIT PROGRAM)
– Program audit, pedoman dan sarana pengendalian mandiri.
– Menjelaskan apa yang dimaksud dengan program audit, kapan harus disiapkan, bagaimana penyiapannya dan siapa
yang menyiapkan.
– Manfaat-manfaat program audit yang tepat, kapan menyiapkan program.
– Tanggung jawab auditor internal.
– Penekanan pada risiko, pengendalian dan standar.
– Ruang lingkup audit dari audit ketaatan hingga audit efektivitas.
– Mendefinisikan keekonomisan, efisiensi, dan efektivitas.
– Tujuan dan prosedur-prosedur audit, perbandingan dengan tujuan dan prosedur operasional.
Value Consult: Human Resources – Finance – Marketing – HSE – Managerial – In house – Public – Training
http://www.valueconsulttraining.com Powered by Joomla! Generated: 6 March, 2009, 01:36
– Contoh-contoh berbagai prosedur audit, bagaimana menyiapkan program audit.
– Menggunakan latar belakang informasi yang diperoleh selama survei pendahuluan.
– Mengidentifikasi tujuan, risiko, dan pengendalian.
– Program audit sebagai alat mempertahankan diri bagi auditor, contoh-contoh program audit pembelian dan
pemasaran.
– Program audit komprehensif, bagian Pengangkutan, contoh program proforma: kotak penyimpanan yang aman.
– Ambiguitas dalam bahasa program, hubungan program dengan laporan audit final.
– Mekanisme program, penugasan staf untuk audit berskala kecil.
– Pedoman penyusunan program audit, kriteria-kriteria program audit.
– PEKERJAAN LAPANGAN (AUDIT FIELD WORK) I
– Pekerjaan lapangan suatu proses yang sistematis dan merupakan Persyaratan profesional.
– Skeptisisme yang sehat.
– Strategi untuk melakukan pekerjaan lapangan.
– Tim audit yang diarahkan secara mandiri.
– Audit berhenti-kemudian-lanjut.
– Penilaian sendiri ats pengendalian.
– Elemen-elemen pekerjaan lapangan.
– Tujuan-tujuan audit dan tujuan-tujuan operasi.
– Auditing SMART.
– Pengukuran kinerja.
– Penerapan dan pembuatan standar.
– Penggunaan tolok ukur.
– Uji evaluasi.
– Teknik-teknik pemeriksaan transaksi-transaksi atau proses-proses tertentu: mengamati, mengajukan pertanyaan,
menganalisis, memverifikasi, menginvestigasi, dan mengevaluasi.
– PEKERJAAN LAPANGAN (AUDIT FIELD WORK) II
– Menerapkan teknik audit, audit fungsional, audit organisasional, studi dan konsultasi manajemen, audit program, audit
atas kontrak.
– Audit terintegrasi, penggunaan konsultan, pemanfaatan sumber daya dari luar dan dari mitra.
– Pemeriksaan analitis: analisis tren, analisis rasio, analisis regresi, teknik-teknik analitikal lainnya.
– Bahan bukti hukum dan bahan bukti audit.
– Penanganan bahan bukti yang rawan dan pekerjaan lapangan dalam lingkungan berteknologi tinggi.
– Auditing berkelanjutan.
– Masalah-masalah audit internal sehubungan dengan risiko, e-commerce/e-business, dan audit berkelanjutan
– AUDIT SISTEM INFORMATIKA (INFORMATION SYSTEM AUDIT)
– Tujuan kontrol aplikasi, kategori kontrol dan jenis-jenis kontrol
– Kontrol masukan (input), otorisasi dan validasi masukan, transmisi dan konversi data penanganan kesalahan
– Kontrol otorisasi masukan (Input authorization control)
– Kontrol pengolahan (process), pemeliharaan ketepatan data, pengujian terprogram atas batasan dan memadainya
pengolahan kontrol fail
– Kontrol keluaran (output), rekonsiliasi keluaran, penelaahan dan pengujian hasil pengolahan distribusi keluaran
– Record retention
– TEMUAN AUDIT (AUDIT FINDINGS)
– Sifat-sifat temuan audit, standar dan saran-saran perbaikan.
– Temuan audit yang dapat dilaporkan.
– Pendekatan untuk mengkonstruksi temuan dan penambahan nilai.
– Tingkat signifikansi dan elemen-elemen temuan audit.
– Pembahasan temuan dan catatan temuan audit.
– Keahlian komunikasi dan pemeriksaan pengawasan.
– Melaporkan temuan audit dan tindak lanjut.
– Kecukupan tindakan perbaikan.
– Wewenang dan status audit.
– Sifat-sifat temuan audit, standar dan saran-saran perbaikan.
– Temuan audit yang dapat dilaporkan.
– Pendekatan untuk mengkonstruksi temuan dan penambahan nilai.
– Tingkat signifikansi dan elemen-elemen temuan audit.
– Pembahasan temuan dan catatan temuan audit.
Value Consult: Human Resources – Finance – Marketing – HSE – Managerial – In house – Public – Training
http://www.valueconsulttraining.com Powered by Joomla! Generated: 6 March, 2009, 01:36
– Keahlian komunikasi dan pemeriksaan pengawasan.
– Melaporkan temuan audit dan tindak lanjut.
– Kecukupan tindakan perbaikan.
– Wewenang dan status audit
– DOKUMENTASI KERTAS KERJA AUDIT (AUDIT WORKING PAPERS)
– Pengertian kertas kerja audit dan fungsinya.
– Penyusunan dokumentasi kertas kerja audit.
– Otomisasi kertas kerja dan kertas kerja elektronic.
– Pemberian indeks dan referensi silang (Cross Indexing).
– Kertas kerja pro forma
– Penyimpanan kertas kerja audit
– Izin penggunaan kertas kerja audit
– Pengawasan terhadap kertas kerja audit
– Penyimpanan kertas kerja audit
– Administrasi hasil audit
– Administrasi kelengkapan pelaksanaan audit
– LAPORAN HASIL AUDIT (AUDIT REPORT)
– Kriteria dan standar laporan hasil audit
– Bahan-bahan laporan dari Kertas Kerja Audit Terkini
(Current Audit Work Papers) dan Permanen (Permanent Work Papers):
– Latar Belakang Aktivitas Operasi Auditee
– Daftar Audit Objectives
– Semua temuan (audit finding) dan hubungannya dengan proses Internal Control Questionnaire (ICQ), Internal Control
Evaluation Process (ICEP) dan Konsolidasi uji kepatuhan (Compliance Audit Test)
– Susunan materi laporan hasil audit yang informatif dan efektif :
– Latar belakang keterangan (Background information)
– Ringkasan penting dari temuan dampak / tingginya tingkat risiko
– Hasil temuan audit (Nomor, Nama dan Tingkat risiko High-Medium-Low Risk).
– Susunan 4 bagian interim audit memorandum:
– Latar belakang (Background),
– Temuan (Finding),
– Dampak/tinggi-rendahnya tingkat risiko (Exposure) dan
– Saran (Recommendation) termasuk tanggapan dan janji perbaikan dari Auditee (Improvement/Corrective action).
– Bentuk laporan dan macam laporan :
– Laporan formal atau informal
– Laporan final atau progress report
– Laporan tertulis atau lisan
– Laporan pendapat atas semua temuan kelemahan.
– Laporan pemeriksaan keuangan atau operasional
– STUDI KASUS OPERATIONAL AUDITING
Value Consult: Human Resources – Finance – Marketing – HSE – Managerial – In house – Public – Training
http://www.valueconsulttraining.com Powered by Joomla! Generated: 6 March, 2009, 01:36

Hello world!

Februari 2, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.